Main Logo
  • Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Struktur Lembaga
    • Wewenang, Tugas dan Fungsi
  • Berita
  • Artikel
  • Regulasi

Kapal yang Ditemukan Ditarik ke Kuala Idi

  • Desember 10, 2009

IDI – Kapal pukat katrol tak bertuan yang ditemukan di sungai Desa Lhokseuntang, Kecamatan Julok, Aceh Timur, pada Senin (7/12) sekira pukul 01.00 WIB lalu, ditarik ke dermaga Kuala Idi untuk penyelidikan lebih lanjut. Kapal tersebut sebelumnya diduga merupakan korban rompak di Selat Malaka. Dir Pol Air Polda Aceh, Kombes Pol Drs HM Zaini SH melalui Dantim PAM Selat Malaka, Ipda Al-Mahdi SH dan didampingi Kasat Pol Air Aceh Timur, Aiptu Zainir kepada Serambi, Rabu (9/12) mengatakan, kapal temuan tersebut kini telah ditarik ke dermaga Kuala Idi untuk penyelidikan lebih lanjut, mengenai penyebab kapal di sana.  “Saat ditemukan, kapal dijaga beberapa hari oleh personel Polisi dari Maposek Julok. Untuk keperluan penyelidikan kita tari ke Kuala Idi,” kata Al-Mahdi.

Menurut dia, kapal itu ditarik, Rabu (9/12) sekitar jam 03.00 WIB dan sampai di Kuala Idi pagi harinya sekitar pukul 06.00 WIB.  Ia menambahkan, kapal  itu kini sedang dalam penyelidikikan, yang .panjangnya mencapai  12 meter dengan lebar 4 meter. “Kapal dengan mesin komeng,  di dalam kapal tidak ditemukan apa-apa. Sedangkan kapal dalam kondisi tidak bocor,” ungkap alumni Fakultas Hukum Unsyiah ini.

Sebelumnya, aparat Kepolisian Resort (Polres) Aceh Timur, Senin (7/12) sekitar pukul 01.00 dinihari, menemukan satu unit kapal pukat katrol tak bertuan di sungai Desa Lhokseuntang, Julok, Aceh Timur. Kapal yang ketika ditemukan dalam kondisi rusak tersebut, diduga adalah korban perompakan di perairan Selat Malaka.(Serambi indonesia)

Previous Post
Next Post

Category

  • Artikel
  • Berita
  • Galeri Foto
  • Qanun Aceh
  • Sosial
  • Undang-undang

Berita Terbaru

  • Qanun Aceh No. 10 Tahun 2008
  • Qanun Aceh No. 9 Tahun 2008
  • Undang-undang No 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh
  • Kunjungan ke Masyarakat Nelayan Korban Banjir
  • Kunjungan ke Ulee Reubek Timu
  • Menjemput 13 Nelayan Eks Tahanan Thailand
  • Panglima Laot Aceh telah Salurkan Biaya Pendidikan untuk 42.000 Anak Nelayan se-Aceh
  • Realisasi Investasi Aceh Capai Rp 10.899,6 Miliar
  • 28 Orang Sudah Dipulangkan, Masih Ada 19 Orang Nelayan Aceh Yang Ditahan di Luar Negeri
  • Belasan Nelayan Aceh Ditangkap Pemerintah Thailand

Profil

  • Sejarah
  • Visi dan Misi
  • Struktur Lembaga

© 2026 PANGLIMA LAOT ACEH

  • Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Struktur Lembaga
    • Wewenang, Tugas dan Fungsi
  • Berita
  • Artikel
  • Regulasi